Roy Marten: Polisi Tangkap Saya Tanpa Tanya

Posted: 12/02/2008 in HOT NEWS


Aktor papan atas Roy Marten alias Roy Wicaksono (55) yang terlibat kasus pesta sabu-sabu, mengaku polisi tidak bertanya apa-apa saat menangkap dirinya di sebuah hotel di Jalan Ngagel, Surabaya, pada 13 November tahun lalu.

“Saat saya dibangunkan, polisi hanya bilang saya dari Polwil (Polwiltabes Surabaya). Kasat Reskoba juga bilang, saya harus ikut saja. Saya tak pernah ditanya, apakah saya pernah ‘pakai’ (memakai sabu-sabu) atau tidak,” katanya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/2).

Dalam sidang pemeriksaan saksi-saksi di PN Surabaya yang dipimpin ketua majelis hakim Berlin Damanik SH itu, ia mengemukakan hal itu untuk membantah keterangan saksi yang menangkap dirinya dari Polwiltabes Surabaya.

Polisi yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kedua bagi terdakwa Roy adalah Supinan, Hangky Juwana, dan Yusuf Mubarok. Ketiganya merupakan penangkap Roy beserta kawan-kawannya.

“Saya yang membangunkan terdakwa. Saat itu, Roy bilang, ‘ya saya tahu’, kemudian saya tanya masalah apa, dia terlihat bingung,” kata Supinan yang juga menjadi saksi untuk empat terdakwa lainnya.

Dalam sidang yang dihadiri penggemar Roy dan aktivis LSM di bidang narkoba itu, ia mengaku terdakwa yang pertama kali ditangkap adalah Hartanto alias Hong Kho Hong di kamar 364.

“Hong Kho Hong bilang ada bang Roy di lantai atas (kamar 465), padahal kami tidak tahu kalau ada Roy. Kami hanya tahu Roy Marten memang ada di Surabaya, bahkan dia punya acara dengan Kapolri di Graha Pena,” katanya.

Namun, katanya, Roy diketahui sedang tertidur. “Saya sengaja tidak membangunkan, tapi saya naik ke lantai atas di kamar itu yang ternyata ada Freddy Mattatula, Windayani, dan Didit. Mereka bilang, semalam habis pesta SS,” katanya.

Setelah semua tersangka ditangkap, katanya, dirinya baru membangunkan Roy Marten. “Jadi, Roy yang paling akhir saya bangunkan,” katanya.

Ketika didesak penasehat hukum Roy yakni Sunarno Edy Wibowo SH MH tentang barang bukti yang disita dari terdakwa, ia menjawab, “Tidak ada.” (kapanlagi.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s