Kejati Jambi Tahan Tersangka Korupsi Rp96 Miliar

Posted: 14/02/2008 in BERITA PROVINSI

JAMBI: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menahan tersangka Robert Simaruli mantan Direktur PT Tunjung Langit Sejahtera (TLS), terkait kasus dugaan korupsi kredit komersial senilai Rp96 miliar untuk pengembangan perkebunan bersama Koperasi Unit Desa (KUD) setempat tahun 2005.Setelah diperiksa selama hampir sembilan jam mulai pukul 11:00 Wib hingga 19:00 Wib, tersangka Robert Simaruli didampingi penasehat hukum PT TLS, Edy Syam SH dan Naikman Malau SH dibawa penyidik Kejati ke Lapas Jambi, Rabu petang.Aspidsus Kejati Jambi, Andi Herman SH, usai pemeriksaan mengatakan, setelah diperiksa ditemukan barang bukti berupa dokumen dan keterangan saksi-saksi yang mengarah keterlibatan tersangka dalam kasus korupsi pengucuran dana kredit komersial tersebut.

Semestinya dana kredit senilai Rp100,2 miliar yang diajukan kepada Bank Mandiri tersebut diberikan kepada petani untuk pengembangan lahan seluas 9.800 hektar.

Namun kredit tersebut tidak pernah sampai ke petani yang bernaung pada KUD Sadar yang membina ratusan kelompok petani kelapa sawit di Desa Jebak Kec. Muara Tembesi Kab, Batanghari, Jambi.

PT TLS dan KUD Sadar telah mengatasnamakan petani untuk menyalahgunakan wewenangnya dalam pengajuan kredit ke bank tanpa diketahui kelompok tani kelapa sawit tersebut.

Kasus dugaan kredit fiktif di Bank Mandiri tersebut terungkap setelah petani terus dipotong hutang oleh bank, di mana sesuai perjanjian hutan petani kepada bank dianggap sudah selesai namun masih terus ditagih.

Pihak PT TLS dan KUD Sadar telah mengagunkan atau menjaminkan lahan usaha kelapa sawit petani di Desa Jebak ke Bank Mandiri pada 2003 dan sebelumnya pihak KUD juga telah mengajukan pinjaman kepada Bank Bali pada tahun sebelumnya.

Para petani merasa telah selesai memenuhi dan membayar hutang mereka kepada Bank Bali, namun pihak KUD Sadar bersama perusahaan sawit PT TLS masih menagih dan memotong kepada petani untuk mencicil utang di Bank Mandiri.

Kasus dugaan korupsi kredit komersial senilai Rp96 miliar tersebut merupakan kasus terbesar yang berhasil diungkap Kejaksaan Tinggi Jambi. (kapanlagi.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s