Waspadai Trik Calon Kepala Daerah

Posted: 21/02/2008 in BERITAKU

Rabu, 23 Januari 2008
PADANG: Masyarakat Kota Padang, Sawahlunto, Pariaman dan Padangpanjang yang akan menggelar Pilkada tahun 2008 perlu mewaspadai pendekatan para calon kepala daerah. Terutama yang lebih mengedepankan slogan dan simbol-simbol dalam meraih simpati pemilih. Sebab, pendekatan semacam itu umumnya dilakukan para calon sejak masa prakampanye. Mereka banyak memanipulasi hal-hal yang  abstrak melalui simbol-simbol seperti photo, spanduk dan kalender serta atribut lainnya dalam mempengaruhi pemilih.

”Mereka meninggikan hal-hal abstrak yang sebenarnya tidak menyentuh kepentingan masyarakat melalui slogan dan simbol-simbol. Nah, masyarakat harus kritis menghadapi pendekatan seperti itu,” ujar Pengamat Politik dari Universitas indonesia Andrinof A Chaniago kepada Padang Ekspres, kemarin. Peneliti Kebijakan Publik The Habibie Center ini menambahkan, sikap kritis bisa ditunjukkan dengan tidak mudah terpesona atau terpengaruh pada spanduk, foto dan atribut yang tidak mencerminkan kualitas dari calon kepala daerah. ”Kita dari sekarang sudah harus lebih selektif dalam menentukan pilihan, dengan lebih mengedepankan integritas moral, kualitas, kemampuan serta pengalaman dari sang calon. Jangan cepat percaya dan terpesona pada simbol-simbol tadi,” tandas Andrinof.

Sikap kritis dan selektif masyarakat seperti itu, tambah Andrinof, juga berlaku dalam memilih calon presiden dan anggota legislatif pada Pilpres dan Pemilu tahun 2009. ”Ini sangat penting, agar tidak salah pilih dan kecewa di kemudian hari,” ulasnya. (esg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s