Waspadai Ombak Besar dan Banjir

Posted: 24/02/2008 in BERITAKU

Puting Beliung Berpotensi di Padang, Padangpariaman, Agam dan Pasbar

PADANG : Para nelayan di pesisir barat Sumatera harus waspada. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya ombak besar setinggi 2 sampai 3 meter di perairan barat Aceh hingga Sumbar. Gelombang yang bakal berlangsung hingga tanggal 26 Februari nanti ini, sangat berbahaya untuk pelayaran perahu nelayan dan tongkang.
Begitu pula dengan pelayaran di Selat Sunda, perairan sebelah Selatan Jawa, Laut Timor, Laut Natuna, Selat Karimata bagian Utara, dan Laut Sulawesi bagian timur. Termasuk perairan Kepulauan Sangihe Talaud, Laut Halmahera, sebelah utara Papua, dan Kepulauan Aru, serta Laut Arafuru. Sedangkan ombak setinggi 3 sampai 4 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Bengkulu hingga Lampung dan berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang, serta kapal feri.
Kepala BMG Padang Emrizal menyatakan, potensi ombak besar tersebut sangat rawan bagi kapal nelayan yang berlayar pada sore dan malam hari. “Kalau sore dan malam hari, ombak bisa lebih besar, terutama jika berlayar ke arah perairan Mentawai,” kata Emrizal. Perairan akan cenderung aman lagi pada siang hari, dengan intensitas tinggi gelombang 1 sampai 2 meter. Fenomena alam ini timbul masih sebagai efek bulan purnama.
Selain ombak, kata Emrizal, angin puting beliung juga masih berpotensi terjadi di Padang, Padangpariaman, Agam dan Pasaman Barat. Fenomena ini diawali dengan gumpalan awan hitam yang mengandung arus naik dan turun. Biasanya didahului angin dan udara dingin, lalu hujan gerimis selama lima menit. “Nah, waktu selama paling lama lima menit itulah yang membuat kerusakan, dan atap rumah terangkat. Setelah itu reda, lalu langsung turun hujan,” jelasnya.
Selain ombak besar, BMG juga melansir potensi besar terjadinya banjir di sejumlah daerah di Sumbar. Banjir bakal melanda Kabupaten Agam, di antaranya di Kecamatan Banuhampu Sungaipuar, Baso, Empat Angkat Candung, Palupuh, Tanjung Mutiara, dan Tilatang Kamang. Di Kabupaten Limapuluh Kota banjir berpotensi tinggi terjadi Kecamatan Harau, Luhak, Payakumbuh, Suliki, Lalu di Kota Padang, banjir bakal melanda Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji.
Kemudian di Kabupaten Pasaman, banjir rawan terjadi di Kecamatan Bonjol, Lembah Malintang, Lubuk Sikaping, Panti dan Panti Rao, Mapat Tunggul dan Talamau. Sedangkan di Kabupaten Solok, banjir juga diperkirakan akan meluap di Kecamatan Bukit Sundi, Kubung, dan Sangir. Berikut di Kecamatan Salimpaung, Sungai Tarab, dan Sungayang Kabupaten Tanahdatar. Hujan umumnya berpotesi turun pada sore dan malam hari yang berlangsung hingga akhir Februari dengan intensitas rendah sampai sedang di bawah 50 milimeter. “Apabila terjadi di atas 70 milimeter, maka akan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Sumbar,” beber Emrizal. (esg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s