XL Turunkan Tarif Jadi Rp400 Per Menit

Posted: 24/02/2008 in BERITAKU

PADANG: Operator seluler PT Excelcomindo Pratama, Tbk (XL) menurunkan tarif rata-rata menjadi kurang dari Rp400 per menit dari rata-rata penetapan tarif tahun 2007 mencapai Rp540 per menit. Sedangkan pada 2006 XL mematok tarif rata-rata Rp880 per menit, pada 2005 Rp1.160 per menit, dan pada 2004 tarif rata-rata Rp1.560 per menit.
Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi mengatakan tarif rata-rata tersebut didapat dari tarif ritel antara lain tarif sesama operator (off-net) dan tarif ke operator lain (on-net). Mengutip hasil penelitian dari Tim Analisis Merril Lynch dan Deutsche Bank, Hasnul mengatakan kecenderungan tarif telekomunikasi dunia memang semakin turun, termasuk di Indonesia yang turun dari 30 sen dolar AS per menit pada 2002 menjadi 10 sen per menit pada 2006.
”Di Thailand, seperti tarif telepon turun dari tujuh sen (dolar AS, red) per menit pada 2003 menjadi dua sen per menit pada 2006. Di Taiwan tarif turun dari 12 sen permenit pada 2002 menjadi 10 sen per menit pada 2006. Tarif telepon di Singapura turun dari 11 sen per menit (2002) menjadi delapan sen per menit (2006),” kata putra Bukittinggi ini.
Hasnul juga mengatakan tarif seluler di Indonesia yang dikatakan mahal, sekarang ini tidaklah benar karena tarif seluler itu sudah termasuk termurah sehingga tidak jauh berbeda dengan Cina dan India. “Kita sekitar dua sen karena itu salah jika dikatakan tarif ritel di Indonesia mahal,” lanjut Hasnul seraya menambahkan pernyataan ITU (Internasional Telecomunication Union) pada 2005 yang menempatkan tarif ritel Indonesia termurah ke-26 dari total 195 negara.
Dari data ITU disebutkan bahwa pada periode yang sama menetapkan tarif ritel Eropa termahal dengan besaran 10 sen Euro atau Rp1.300 per menit. Dan untuk tarif pesan pendek (SMS) pun, Indonesia bisa dibilang cukup murah dibandingkan beberapa negara. Hasnul mencontohkan taris SMS pada tiga operator di Filipina menetapkan tarif SMS rata-rata sebesar satu peso atau Rp240 per sekali kirim, sedangkan tarif SMS antaroperator di Indonesia rata-rata sebesar Rp200.
Hasnul yakin penurunan kecenderungan penurunan tarif telekomunikasi global dan kebijakan pemerintah menurunkan tarif interkoneksi oleh pemerintah tidak akan mengurangi pendapatan, asalkan waktu pemakaian (minute of usage) dari pelanggan XL juga naik.
Selama 2007, XL mencatat waktu pemakaian 6,8 miliar menit yang dilakukan oleh 15,5 juta pelanggan. Hasnul mengatakan kenaikan waktu pemakaian tersebut disebabkan kenaikan jumlah pelanggan XL sebesar 62 persen menjadi 15,5 juta pada 2007 dibandingkan pelanggan 2006 sebanyak 9,5 juta orang. (esg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s