Nyabu, Lifter Jambi Ditangkap

Posted: 23/03/2008 in BERITA PROVINSI, HOT NEWS
Langsung Dicoret dari Tim PON XVII

JAMBI : Sunaryo (45) lifter nasional asal Jambi, Rabu lalu (19/03) ditangkap polisi karena memakai sabu-sabu (SS). Atlet angkat besi peraih medali emas pada dua kali di ajang SEA Games ini digerebek di rumahnya di kawasan Jambi Selatan, tepatnya di Jl Iswahyudi, Kota Jambi.

Dari tangan Sunaryo petugas berhasil mendapatkan dua paket sabu-sabu. Polisi pun langsung menggiringnya ke kantor Poltabes Jambi. Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Kota Besar Jambi, Kompol Iwan Ridwan, SH mengemukakan pihaknya telah mengetahui keterlibatan Sunaryo dengan narkoba sejak dua bulan lalu dari masyarakat.

“Dia dapat terjerat Undang-undang Nomor 5 Pasal 62 tentang membawa, menyimpan, dan menggunakan bahan psikotropika. Hukumannya lima tahun penjara,” tutur Ridwan, Kamis (20/3).

Sunaryo adalah atlet angkat besi nasional yang telah mengharumkan nama bangsa lewat sejumlah kemenagannya di ajang kompetisi internasional.

Sunaryo tercatat telah empat kali ikut SEA Games mewakili Indonesia, dan menyumbang dua emas. Dalam ajang Pekan Olahraga Nasional, Tahun 2000 di Surabaya, Jawa Timur dan Tahun 2004 di Palembang, Sumatera Selatan Sunaryo juga meraih emas. Ia direncanakan kembali mengikuti PON mendatang di Samarinda, Kalimantan Timur. KONI menargetkan minimal satu emas darinya.

Selain Sunaryo, Dr Andreas, atlet cabang menembak di nomor beregu berburu juga ditangkap polisi. Berbeda dengan Sunaryo, Andreas ditangkap dalam kasus pemasokan senjata api ilegal di Jakarta.

“KONI Jambi tidak akan menolerir atletnya yang terlibat hukum seperti Sunaryo dalam kasus narkoba dan Andreas pemasokan senjata ilegal,” kata Ketua Harian KONI Provinsi Jambi, Ir Nasrun Arbain, seraya menjelaskan bahwa KONI Jambi secara resmi mencoret dua nama atlet tersebut dari daftar kontingen untuk ikut ke PON XVII di Kalimantan Timur.

Dikatakannya, Andreas diringkus akhir pekan lalu oleh Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. Kini keduanya ditahan oleh polisi untuk menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka masing-masing.

Pengurus KONI Jambi sangat menyayangkan kasus yang menimpa dua atlet senior yang semestinya menjadi panutan atlet muda lainnya. Selain itu KONI juga tidak akan mengurusi kedua atlet yang bermasalah hukum tersebut. ‘’Karena perbuatan mereka maka merekalah yang bertanggungjawang atas perbuatannya,’’kata Nasrun.

Menurut Nasrun, terjadinya dua kasus tersebut, tidak membuat pengaruh besar terhadap persiapan Kontingen Jambi yang sedang menjalani Pelatda untuk menghadapi PON XVII, 6-17 Juli 2008 di Kalimantan Timur. (jambiekspres)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s