Padangpanjang Bangun RS Bernuansa Hotel

Posted: 03/04/2008 in BERITAKU

PADANG PANJANG : Menjelang habis masa jabatannya, Wali Kota Padangpanjang dr. H. Suir Syam, M.Kes, MMR memberikan kado istimewa bagi masyarakatnya yang tinggal di sebuah kota kecil berpenduduk sekitar 40.500 jiwa. Kado tersebut adalah sebuah Rumah Sakit Umum (RSU) modern bertaraf internasional, yang megah, bernuansa hotel dan islami. Dilengkapi peralatan medis canggih dan fasilitas penunjang rumah sakit berkelas yang membuat para pasien nyaman menjalani perawatan.

Hotel mewah seluas 13,725 meter yang terletak di atas lahan 5 hektare itu, berada di Jl. Tabek Gadang Ganting Gunung, sebuah perbukitan yang menawarkan pemandangan indah dan berudara segar. Lokasinya yang strategis, memungkinkan masyarakat yang berasal dari Kota Padang, Bukittingg, Solok dan Tanahdatar dengan mudah bisa menjangkaunya.

“Meskipun mewah dan dilengkapi sarana penunjang sekelas hotel berbintang, tapi kami tidak membedakan pelayanan dan fasilitas tempat tidur bagi pasien kaya dan miskin,” ungkap Wali Kota Padangpanjang Suir Syam dalam wawancara khususnya dengan Padang Ekspres, Rabu (2/4) di kediamannya.

Apa yang diungkapkan Suir Syam tersebut terbukti, setelah wartawan koran ini mengunjungi langsung rumah sakit tersebut. Untuk pasien miskin (kelas III), tempat tidur yang disediakan sama saja dengan kamar pasien kaya di kelas VIP. Ditambah sebuah tempat penyimpanan barang-barang dan makanan bagi pasien plus sebuah toilet di dalam kamar.

Kondisi di rumah sakit ini sungguh sangat berbeda jauh dengan kondisi pasien di sejumlah rumah sakit besar lainnya di Indonesia, dimana pasien miskin hanya dilayani dan diberikan fasilitas seadanya. “Pasien miskin dan kaya bagi saya sama saja. Kita berikan fasilitas seperti itu agar si pasien dan keluarganya menjadi nyaman menjalani perawatan dan bisa cepat sembuh,”

Mantan Dirut tiga rumah sakit (RS Sungai Dareh, RS Payakumbuh dan RS Bukittinggi) itu menyebutkan, hotel yang memiliki 150 tempat tidur tersebut, akan diresmikan hari ini, Jum’at (4/4) oleh Dirjen Bina Pelayanan Medik Depkes Dr. Farid W. Husain, Sp. B atas nama Menteri Kesehatan Dr. dr. Siti Fadilah Supari Sp.JP(K).

Sesuai Kompetensi
Bagi peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) rumah sakit, Pemko Padangpanjang sudah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, Rumah Sakit MMC di Melaka, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta dan Universitas Andalas Padang.

Untuk memberikan pelayanan terbaik sehingga masyarakat tidak kecewa saat berobat, Suir Syam menyatakan, pihaknya sudah menempatkan sumber daya manusia rumah sakit sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. Bahkan, untuk pelayanan di ruang utama, Suir Syam menempatkan petugas lulusan Akademi Perhotelan atau Akademi Pariwisata. Mereka yang akan melayani pasien hingga pasien dibawa ke ruang perawatan sesuai penyakit yang dideritanya. “Dengan begitu, kita harapkan masyarakat memang benar-benar merasakan pelayanan dan kenyamanan khas seperti di hotel,” ungkapnya.

Sebagai sanksi, Suir Syam meminta masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan dan perawatan yang baik di rumah sakit itu untuk segera melaporkan kepadanya. Misalnya, tidak melayani pasien dengan senyuman, berlaku kasar, bawaannya marah-marah dan arogan. “Jika terbukti, saya akan langsung berikan sanksi. Kapan perlu mereka kita geser tugasnya menjaga kamar mayat,” tegasnya.

Diungkapkannya, selama ini di berbagai rumah sakit di Indonesia, banyak perawat yang sudah menempa pendidikan bertahun-tahun kadang sesampainya di rumah sakit, salah penempatan. Mereka yang seharusnya bisa mengaplikan ilmu serta pengetahuan medisnya, ternyata diberikan pekerjaan menyambut tamu, menjual karcis rumah sakit, dan mengurus administrasi.

Dampaknya, ilmu yang mereka peroleh sebagai perawat menjadi hilang sia-sia. “Pola seperti itu kita ubah di rumah sakit umum Padangpajang ini. Kita tempatkan dokter dan perawat sesuai kompetensinya. Untuk menyambut pasien di ruang utama, kita tempatkan lulusan akademi perhotelan atau pariwisata,” papar Suir Syam.

Dampak Ekonomis
Selain bagi masyarakat Kota Padangpanjang, rumah sakit ini ditargetkan Suir Syam, mampu menarik banyak pasien dari luar Padangpanjang yang ingin berobat sekaligus berwisata ke Padangpanjang. Khususnya pasien Sumbar yang selama ini banyak menghabiskan uang berobat ke luar negeri, seperti Melaka, yang potensinya mencapai 15 ribu orang per tahun.

“Apabila untuk tahap awal ini, setengahnya saja dari pasien yang berobat ke luar negeri itu mengalihkan tujuan berobatnya ke Padangpanjang, maka sangat luar biasa dampaknya bagi peningkatan perekonomian warga saya di Padangpanjang,” jelas Suir Syam.

Menurutnya, apabila masyarakat yang berkunjung ke Padangpanjang, maka berbagai sektor perekonomian masyarakat bisa bergerak. Sektor perdagangan di Pasar Raya Padangpanjang, usaha rumah makan, usaha produk kerajinan dan makanan, sektor pertanian/ perkebunan serta perhotelan. Dengan begitu, terjadi peningkatan pendapatan masyarakat dan berkurangnya pengangguran.

Mengatasi minimnya jumlah tempat penginapan (hotel) untuk mengantisipasi besarnya jumlah kunjungan ke Padangpanjang, Suir Syam mengaku saat ini sudah ada beberapa investor yang akan membangun hotel yang islami di Padangpanjang. Sedangkan untuk peningkatan kualitas produk hasil UKM, Pemko sudah mulai memberikan pelatihan bagi industri produk kerajinan (cinderamata) dan makanan khas Padangpanjang.

Manajemen Bengkel
Dalam menangani rumah sakit, agar rumah sakit bisa berjalan sesuai fungsinya dalam melayani masyarakat secara baik, Pemko menerapkan tiga pola. Pertama, manajemen bengkel, yakni sebuah rumah sakit yang dilengkapi fasilitas dan SDM lengkap untuk menangani pasien yang berobat, sehingga pasien saat ke luar rumah sakit menjadi sehat kembali.

Kedua, manajemen restoran yang ditujukan agar rumah sakit bisa melayani pasien secara cepat dalam membawa pasien ke ruangan sesuai penyakit yang dideritanya. Begitu pula dalam pemberian makan pasien. “Jadi, tidak seperti selama ini, pasien yang sakitnya A sama saja makanannya dengan pasien yang menderita penyakit C,” jelas Suir Syam yang pada 17 April mendatang diundang USAID menjadi pembicara seminar Good Governance dan Pelayanan RS di Makassar.

Ketiga, Pemko menerapkan manajemen hotel. Dengan pola yang diterapkan seperti hotel, maka pelayanannya juga seperti di hotel. Tamu (pasien) disambut dengan ramah, dan diberikanan pelayanan yang baik dan nyaman sehingga si tamu tadi berkunjung kembali saat ada anggota keluarganya yang lain sakit. “Ketiga manajemen itu kita terapkan agar berbagai keluhan pasien di berbagai rumah sakit lainnya di Indonesia, tidak ditemui lagi di rumah sakit Padangpanjang,” jelas Suir Syam. (heri sugiarto)

Comments
  1. Wempi says:

    Terimakasih kadonya pak wako

  2. Hamdan Ismail says:

    saya orang Kalimantan (Banjarmasin) yang telah malang melintang menjadi penduduk Padang Panjang selama 17 tahun walau sekarang telah kembali ke Banjarmasin hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah wa Syukru Lillah.
    Kalau ada umur dan rezeki, pada bulan November mendatang Insya Allah saya berencana untuk menengok kampuang halaman ambo yang kedua….
    Insya Allah
    Selamat……

  3. Sudirman says:

    Selamat Pak Wako, jadi rindu kami ke kota kelahiran 50 tahun lalu . Insya Allah tahun 2009 kami bisa bernostalgia ke Padang Panjang. Salam buat Pak Hamdan Ismail yang sudah 17 tahun di Padang Panjang. Kalau kami sudah 25 tahun tidak ke Padang Panjang

    Sekali lagi selamat …..

  4. fauzan jaya putra says:

    pak wako klw bisa ada in di rumah sakit padang panjang ct-scen dan MRI,,,

  5. etek-etek says:

    Selidiki Walikota Padang Panjang yg menjabat saat ini menjabat. Memimpin dengan se-mena2, Nepotisme sangat kental, Padang Panjang se-olah2 miliknya dan keluarganya saja, menantunya yg bekerja di RSU Padang Panjang sangat kurang ajar, kelakuannya lebih “jagoan” daripada gubernur. Org2 seperti ini bisa merusak Daerah yg kita cintai ini. Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s