Gubernur Bantah Ditangkap KPK

Posted: 19/10/2008 in BERITA PROVINSI

Berada di Jakarta untuk Hadiri Rapat Bersama Mensesneg

Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin membantah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti isu yang berkembang di Jambi dalam dua hari terakhir. Menurut dia, informasi itu hanya fitnah semata yang sengaja dihembuskan oleh orang tak bertanggung jawab.

“Itu fitnah. Padahal fitnah itu lebih kejam daripada membunuh. Apa yang menyebarkan tidak takut dosa?” kata Bang Zul –sapaan Zulkifli Nurdin- yang menghubungi Jambi Independent untuk mengklarifikasi isu tersebut sekitar pukul 16.50 kemarin (16/10).

Memang dua hari terakhir warga Jambi dihebohkan oleh isu yang menyebutkan bahwa ZN ditangkap KPK. Tidak diketahui secara pasti dari mana isu tersebut beredar. Yang jelas, isu itu mulai menyebar pada Rabu malam (15/10) seusai pembacaan vonis Sekda Provinsi Jambi nonaktif Chalik Saleh dalam kasus korupsi mess Jambi.
Chalik divonis hakim Tipikor tiga tahun penjara terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung di Jalan Cidurian No 15-17 Jakarta Pusat itu. Kamis kemarin (16/10), isu tersebut terus merebak. Bahkan makin heboh karena disebutkan tim KPK telah datang ke Jambi dan menggeledah Rumah Dinas Gubernur di kawasan Jalan Sultan Thaha, Kota Jambi.

Yang paling disesalkan, kata Bang Zul, pihak yang menyebar isu itu tidak jantan. Pasalnya, isu penangkapan dirinya disebarkan persis ketika dia tidak sedang berada di Jambi. “Coba berhadapan dengan saya,” ujarnya dengan nada tinggi.Sementara, keberadaannya di Jakarta, menurut Gubernur, dalam rangka menghadiri rapat bersama Mensesneg RI membahas soal kerja sama di bidang gas. Pembahasan itu dia akui berlangsung alot dan menegangkan. Apalagi Jambi ternyata belum mendapat jatah penggunaan gas seperti yang diharapkan. Yang dapat malah Jakarta.

Padahal, jika Jambi mendapat izin pemanfaatan energi gas, itu bisa digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya produksi gas elpiji untuk menambah income dan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).“Kita kan bisa pakai untuk elpiji atau PLTG seperti di Tungkal (Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat),” kata Bang Zul.  Hasil rapat kemarin membuat dirinya sedikit kecewa.

Belum selesai masalah pemanfaatan gas tersebut, dia dikagetkan soal merebaknya isu yang menyebut bahwa dirinya ditangkap di Jambi. Dia berharap masyarakat Jambi tidak termakan isu-isu semacam itu.Selain itu Gubernur juga berharap masyarakat bisa menciptakan daerah Jambi supaya damai dan sejahtera. Caranya dengan tidak menyebar isu-isu yang meresahkan seperti yang terjadi kemarin. “Saya lihat aneh saja, kenapa hanya di Jambi yang seperti itu?” keluhnya.

Untuk memperkuat penegasan bahwa tidak terjadi apa-apa dengan dirinya, Bang Zul mengatakan, dia kini tengah didampingi keluarganya di Jakarta. Yang hadir juga termasuk Zumi Zola. Selain rapat, dia juga mengaku baru saja melakukan cek kesehatan. “Di sini juga ada Zumi. Saya jarang ngumpul dengan anak-anak, apalagi tadi saya baru check-up. Jadi tidak terjadi apa-apa,” tegasnya.

Lebih jauh Bang Zul juga mengeluhkan soal seringnya dia disudutkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Padahal dia mengaku berusaha sesabar mungkin menghadapi sikap pihak yang menyudutkan dirinya itu.Bang Zul menyatakan sangat menghormati keputusan penegak hukum. Bahkan, dia menegaskan, tidak membantah yang macam-macam (terkait putusan pengadilan Chalik Saleh).

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jambi Idham Khalid juga menegaskan bahwa isu penangkapan gubernur Jambi itu hanya fitnah. Untuk membuktikan kepada masyarakat Jambi, Gubernur akan menggelar konferensi pers di rumah dinas pada hari ini (Jumat, 17/10). “Ingat ya, besok (hari ini, Red) konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur, jam sepuluh (10.00),” tandas Idham.

Isu penangkapan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin juga dibantah oleh KPK. Ketika dihubungi kemarin, juru bicara KPK Johan Budi memastikan tak ada penangkapan dan penggeledahan rumah dinas orang nomor satu di Pemprov Jambi tersebut. “Tidak ada, sampai saat ini tidak ada rencana (penggeladahan) itu,” katanya saat dihubungi melalui telepon.(nas/san)

Sumber: http://www.jambi-independent.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s