Kesal, Gubernur Usut Penyebar Isu

Posted: 19/10/2008 in BERITA PROVINSI

Mantan Sekda Jambi Sakit di Tahanan

Gubernur Zulkifli Nurdin (ZN) kembali menumpahkan kesal gara-gara diisukan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Begitu tiba tiba dari Jakarta kemarin (17/10), ia langsung menggelar jumpa pers di VIP Room Bandara Sultan Thaha.

Kepada wartawan, ZN menyatakan akan mengusut dan menuntut penyebar isu yang menyebutkan dirinya ditangkap KPK. Tindakan hukum itu dilakukan supaya tidak ada lagi kejadian seperti itu di masa datang.“Saya sudah bicara dengan ahli hukum di Jakarta. Kalau ada celah, saya akan tuntut pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan,” kata Bang Zul –sapaan Zulkifli Nurdin– di hadapan wartawan.Sejauh ini, ZN belum mengetahui penyebar isu tersebut. Bila ternyata nanti diketahui bahwa penyebar isu tersebut masyarakat biasa, dia hanya akan mendoakan dan menasihati supaya ke depan tidak lagi melakukan hal serupa.Tapi jika ternyata pelakunya adalah calon pemimpin, dia mengimbau masyarakat tidak memilih pemimpin yang suka menyebar fitnah. “Kalau pemimpin yang suka memfitnah, sudah tentu masyarakatnya akan jadi tukang fitnah,” ujarnya.Gubernur menyayangkan kejadian yang tidak menyenangkan itu. Apalagi sejak dia memimpin pada 1999 Jambi dalam kondisi aman dan damai. Kejadian kemarin sempat membuat dia kaget.

Menurutnya, isu soal penangkapan dirinya oleh KPK RI ternyata luar biasa. Dia yang berada di Jakarta sempat mendengar isu tersebut. “Isunya luar biasa, padahal hanya untuk kepentingan politik. Ini perilaku yang tidak baik dicontoh masyarakat,” kata Bang Zul, tak sengaja mengarahkan masalah itu ke politik.Untuk tindak lanjut rencana mengusut pelaku penyebar isu itu, Gubernur menyerahkan prosesnya kepada ahli hukum di Jambi, termasuk Biro Hukum dan Organisasi Sudirman Cs.

Chalik Shaleh Sakit
Di luar masalah isu tersebut, pada kesempatan itu ZN juga mengungkapkan kondisi Chalik Saleh, Sekda Provinsi Jambi, yang kini ditahan di Jakarta. Menurut Bang Zul, dia sempat membezuk Chalik beberapa hari lalu. Sayang, ketika dia datang, Chalik sedang tidak berada di dalam tahanan.“Ketika kami jenguk, Pak Chalik lagi berobat di rumah sakit. Ada penyempitan di jantung, jadi harus rutin check-up,” kata Bang Zul menggambarkan kondisi terakhir Chalik.Karena tak berhasil bertemu, malamnya balik Chalik yang menghubungi dia. Menurut Gubernur, Chalik sempat menyampaikan bahwa kondisinya saat membaik. Namun Chalik mengakui kondisi kesehatannya yang sempat menurun. “Malamnya dia telepon, mengaku sudah baikan,” katanya.

Sementara, soal sekda definitif pengganti Chalik Saleh yang sudah divonis tiga tahun penjara oleh pengadilan Tipikor, Gubernur mengaku belum bisa memutuskan. Menurut dia, menetapkan sekda definitif bukan perkara gampang seperti semudah membalik telapak tangan. Selain itu, jika Sekda tak naik banding, putusan final diperkirakan jatuh pada Rabu 22 Oktober 2008. “Kalau banding berarti putusan belum final. Kita sudah koordinasi dengan Mendagri soal ini,” jelas ZN. Sedangkan soal pengganti Wakil Gubernur Antony Zeidra Abidin (kini juga sudah jadi tahanan Tipikor Jakarta), Gubernur tak bercerita banyak. Menurut Bang Zul, penentuan pengganti wakil gubernur adalah kewenangan Mendagri.(nas)

Sumber: http://www.jambi-independent.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s