Peremajaan Karet Tua di Jambi Direspons SBY

Posted: 19/10/2008 in KABA KAMPUNG KITO

Luas Tanaman Karet Sarolangun Capai 117.995 Hektare

Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam melaksanakan program peremajaan karet tua milik rakyat di daerah ini, ternyata telah mendapat sinyal positif dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sehingga, seperti dikatakan Gubernur Jambi Drs H Zulkifli Nurdin MBA, pada saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi terkait Safari Ramadhan, Minggu (14/9) lalu, program peremajaan karet tua di daerah ini harus dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Presiden SBY ketika berkunjung ke daerah ini beberapa waktu lalu sempat mengatakan kalau program peremajaan karet tua harus dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia, kata Zulkifli Nurdin yang disampaikannya kepada Bupati Sarolangun Drs Hasan Basri Agus, dan juga dihadiri kelompok tani dan masyarakat itu.

Zulkifli Nurdin beserta rombongan dalam desempatannya berkunjung ke daerah itu juga dilanjutkan untuk melihat kebun karet hasil peremajaan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi yang saat ini usia kebun karet itu telah mencapai 1,5 tahun, di Desa Penengah, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.

Selanjutnya Gubernur Jambi Drs H Zulkifli Nurdin MBA juga mengungkapkan, kalau seluruh program pembangunan yang dilak-sanakan Pemerintah Provinsi Jambi di era kepemimpinannya mesti dapat menyentuh langsung terhadap kepentingan masyarakat. Contohnya, seperti peremajaan karet tua, peternakan dan perkebunan yang lainnya.

Disamping itu, terkait permasalahan dalam peremajaan karet tua milik rakyat yang sedang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jambi, dikatakan Zulkifli Nurdin, upaya mensejahterakan masya-rakat merupakan kewajiban seluruh pejabat, baik itu presiden, gubernur, bupati, sampai ke pejabat setingkat Kades dan RT.
Karena tujuannya menyejahterakan masyarakat, sehingga disebutkan Zulkifli Nurdin, Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 2005 menetaskan program peremajaan karet tua milik rakyat. Dan Alhamdullilah, ternyata seiring program peremajaan karet tua itu ternyata terjadi pula lonjakan harga yang begitu positif terhadap getah karet. Dimana, kalau sebelumnya harga getah karet tak lebih dari kisaran Rp2.300 s/d Rp2.800 per kilogramnya.

Namun saat ini, harga getah karet di daerah ini telah mencapai harga Rp10.000 per kilogram.
Sehingga dikatakan Gubernur Jambi Drs H Zulkifli Nurdin MBA, pada tahun 2006 lalu Pemerintah Provinsi Jambi menganggarkan Rp60 miliar yang dialokasikan dari APBD daerah ini untuk membiayai program peremajaan karet tua, dan sekaligus pada tahun itu juga dicanangkan sebagai tahun kebangkitan karet rakyat Jambi.

Sementara itu Bupati Sarolangun menyampaikan, bahwa sampai tahun 2008 luas tanaman karet di Kabupaten Sarolangun mencapai 117.995 ha, sebagian besar atau seluas 58.911 ha merupakan tanaman yang sudah menghasilkan, selebihnya 30.935 ha belum menghasilkan, dan 28.150 dikategorikan tanaman rusak/tua yang perlu diremajakan.

Program peremajaan karet tua yang menjadi program Pemerintah Provinsi Jambi, untuk Kabupaten Sarolangun telah mencapai 2.500 ha, yang tersebar di delapan Kecamatan, dengan melibatkan 2.171 Kepala Keluarga (KK), salah satunya di Kecamatan ini dilaksanakan yang mendapat alokasi bantuan seluas 544 ha, dengan melibatkan 474 KK, dan pada tahun 2008 ini Kabupaten Sarolangun kembali mendapatkan bantuan peluasan kebun karet rakyat dari Pemberintah Provinsi Jambi seluas 300 ha, melalui program PLTB (peluasan lahan tanpa bakar).

Hasan Basri Agus juga menyebutkan, ada beberapa wilayah di daerahnya yang telah dijadikan sebagai daerah sentra karet, seperti di Kecamatan Pelawan, dimana di daerah ini luas perkebunan karet telah mencapai 1.000 hektar, sedangkan yang sudah ditanami karet mencapai luas 510 hektar.
Sementara 70 hektar lainnya merupakan bantuan program peremajaan kebun karet Pemerintah Provinsi Jambi, dan 50 hakter merupakan program Kabupaten Sarolangun dan selebihnya merupakan swadaya masyarakat. Sisa lahan seluas 490 hektar masih dalam pengolahan dan siap ditanami, katanya. (nf)

Sumber: http://www.pelita.or.id

Comments
  1. hidayat says:

    terus majukan industri karet jambi!!!!!putra rantau jambi mendukung penuh

  2. awi gochenko says:

    harus ada upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi karet di sarolangun. dengan cara pemberian bibit unggul dan perbaikkan infrastruktur di desa-desa pengahsil komoditi karet. jangan tau bangganya aja.

  3. rozi679 says:

    salam..
    saat ini saya menjual CD cara berkebun karet yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
    CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
    dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
    jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
    terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s