Penertiban Atribut Calon Gubernur Diwarnai Protes

Posted: 16/05/2010 in BERITA PROVINSI

Tim penertiban atribut pada Jumat (13/5/2010) mulai menertibkan atribut calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) yang tersebar di jalan-jalan protokol dalam Kota Jambi. Tim yang terdiri dari KPU Kota Jambi, Panwas Kota, Satpol PP, Dispenda, Kesbanglinmaspol dan Dinas perhubungan ini bergerak dari Sekretariat Panwas Provinsi, Telanaipura.

Mereka kemudian, menertibkan atribut mulai dari kawasan Karya, Jalan Selamet Riyadi (Broni), kawasan Pasar, WTC, Jalan Gatot Subroto, Jalan jendral Sudirman, kawasan Bandara, Jalan H Adam Malik, lalu ke Kotabaru. Pantauan Jambi Independent, semua cagub melakukan pelanggaran. Penertiban juga diikuti oleh perwakilan dari tim sukses masing-masing.Penertiban sempat diprotes karena juga menurunkan atribut yang dipasang diatas ruko. Tidak hanya itu, sempat terjadi perdebatan saat tim ingin menertibkan atribut di bangunan yang dianggap sebagai posko pemenangan cagub. “Kalau posko harus ada bacaan posko. Kalau counter jadi posko, dimana ngumpulnya,” kata Koordinator Pokja Kampanye KPUD Kota, Mukhlis Dubrain.

Akhirnya, tim meminta SK dari pengurus di posko. Jika memang ada, maka atribut akhirnya tak diturunkan. Protes senada juga terjadi saat penertiban sejumlah atribut di posko pemenangan ZA-Ami, HBA-Fachrori dan depan kediaman MM-Hich. “Susahnya, tim tidak melaporkan data posko yang dimilikinya ke KPU,” kata Mukhlis.

Menurut Tim ini, selama masih berada di dalam lingkungan posko tidak akan ditertibkan. Tapi, jika sudah berada di trotoar meski berada di depan posko juga harus diturunkan.

Ketua Panwas Kota Jambi Taufik Hidayat pun turun untuk memberikan penjelasan ke Tim HBA-Fachrori. Begitu juga saat berada di posko ZA-Ami yang memang berdekatan.

Tim ZA-Ami dan tim HBA-Fachrori yang hadir akhirnya bersedia menurunkan sendiri atribut tersebut. Sementara Tim MM-Hich di depan kediaman Madjid Mu’az sempat protes karena posko lain juga belum diturunkan. “Intinya kalau di luar wilayah posko, tetap tidak boleh,” kata Ferri Prayitno, anggota KPU Kota Jambi.

Menurut Mukhlis Dubrain, penertiban fokus pada jalan protokol. Sesuai dengan surat edaran Dishub, ada beberapa jalan yang tidak boleh dipasangan atribut untuk tetap menjaga keindahan kota. Ini berlaku juga saat masa kampanye. “Untuk jalan protokol tidak boleh,” tegasnya.

Anggota Panwas Provinsi Jambi, Arwani yang ikut dalam penertiban, mengatakan semua cagub melanggar. “Saya tidak menghitung. Banyak. Semuanya melanggar,” katanya.

Saat penertiban, ada tim yang berjanji menurunkan sendiri. Terutama yang berada di sekitar posko. Namun, jika sampai hari ini belum juga diturunkan, maka pihaknya akan langsung menertibkan sendiri. “Saya sudah minta panwas kota dan koordinasi dengan KPUD kota di beberapa titik yang timnya berjanji menurunkan sendiri. Kita lihat besok (hari ini, red),” pungkasnya.(*)

www.jambi-independent.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s