Penyakit yang Bisa Kambuh Selama Piala Dunia

Posted: 18/06/2010 in HOT NEWS, INTERNASIONAL

Kelelahan fisik dan kurang tidur lantaran terus menonton tayangan Piala Dunia, bisa memicu kambuhnya sejumlah penyakit. Berbagai penyakit kronis dapat menjadi kambuh jika seseorang mengalami kelelahan antara lain sakit maag, gangguan kejiwaan, Asma, kencing manis (Diabetes Mellitus), Hipertensi, stroke dan serangan jantung.

Jika tim yang dijagokan kalah, itu bisa menimbulkan kelelahan psikis. Dampaknya, juga akan memperburuk daya tahan tubuh seseorang yang mengalami kelelahan dan akan mudah terkena infeksi virus seperti virus influenza, mudah terjadi infeksi usus berupa diare, juga rentan terkena infeksi virus Hepatitis, Deman Thypoid dan virus demam berdarah.

Peringatan ini disampaikan Dr.H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM. “Minggu-minggu ini sudah ada beberapa pasien yang datang ke saya karena kelelahan akibat nonton sepak bola dan tampaknya hal ini akan meningkat terus pada hari-hari mendatang.Umumnya mereka yang mengalami gangguan kesehatan ini menonton sepak bola sampai dini hari dan tetap bekerja pada pagi hari hingga sore hari,” ujar pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu dalam keterangannya yang diterima JPNN, Kamis (17/6).

Dia mengingatkan, apabila sudah ditemukan adanya gangguan kesehatan seperti mual muntah dan sakit kepala serta nyeri dada, maka itu merupakan peringatan agar kita segera beristirahat dan mengurangi nonton bola terutama siaran langsung dini hari.

Untuk mengantisipasi dampak buruk bagi kesehatan bagi masyarakat yang tetap ingin menyaksikan setiap pertandingan melalui siaran langsung, kata Ari, disarankan untuk tetap mempertahankan jumlah tidur minimal 6 jam sehari. Selain itu, tetap memperhatikan waktu makan minimal tiap 6 jam. Diarankan pula, sebaiknya disela waktu makan ada makanan yang diskonsumsi terutama makanan yang sehat yang tidak mengandung coklat, keju, berlemak dan mengurangi goreng-gorengan.

“Minum air putih harus tetap dipertahankan sebanyak minimal 2 liter per hari. Lebih banyak menkonsumsi buah dan sayur-sayuran. Di waktu antara makan baik juga untuk selalu menkonsumsi buah. Mengurangi menghisap rokok, minuman bersoda, minum kopi jangan berlebih-lebihan, maksimal 2 gelas sehari-hari. Suplemen sebaiknya juga jangan berlebihan dikonsumsi dan sebaiknya juga dihindari minuman yang berkafein atau mengantung ginseng. Karena sebenarnya yang dibutuhkan tubuh saat itu adalah istirahat. Selain itu juga yang terpenting melakukan olah raga secara teratur,” ujar dokter yang dekat dengan kalangan wartawan itu.

Di awal keterangannya, Ari mengatakan, hal yang akan terjadi jika kita secara terus menerus menonton siaran langsung sepakbola baik sore, malam maupun dini hari adalah kurang tidur. Kelelahan serta stress yang tinggi juga akan sangat mengganggu proses metabolisme dan hormonal didalam tubuh kita. “Dalam menonton pertandingan sepak bola kita akan merasa kecewa jika tim yang kita unggulkan kalah.Rasa kecewa inipun akan mengganggu tidur kita,” ujarnya.

Kelelahan, lanjutnya, juga berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan sistim pencernaan, gangguan sistim jantung dan pembuluh darah termasuk pembuluh darah otak serta penurunan daya tahan tubuh. Kurang tidur akibat menonton sepak bola sampai dini hari juga menimbulkan sakit kepala dan timbulnya migren (sakit kepala sebelah) maupun vertigo (pusing tujuh keliling). (sam/jpnn)

sumber: http://www.jpnn.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s