Pelajar MTS Pelawan Tewas Ditusuk Teman Sendiri

Posted: 26/06/2010 in HOT NEWS, KABA KAMPUNG KITO

Sesosok mayat remaja laki-laki ditemukan tewas bersimbah darah dengan usus terburai, di tepi jalan di Desa Pulau Aro Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun, Selasa (22/6) dini hari. Mayat tersebut diketahui bernama Deri Afandi (15), warga setempat yang masih berstatus pelajar di MTS Bukit, Kecamatan Pelawan.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Idrus, salah seorang warga setempat yang kebetulan melintas di ruas jalan tersebut sekitar pukul 05.00 pagi. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak di tanah dengan bekas luka tusukan di bagian dada tepatnya ulu hati dan pinggang sebelah kiri.Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, korban tewas setelah ditusuk sebilah pisau dapur dan dibekap oleh Deni Ramandi (16), yang tak lain teman satu sekolah korban. “Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap teman-teman korban yang sebelum kejadian bersama-sama dengan korban bahwa pelakunya adalah Deni Ramandi, teman korban,” ujar Kapolres Sarolangun, AKBP Mintarjo, melalui Kabag Ops Kompol Eduar Paredede kemarin.

Deni sendiri akhirnya diringkus tim buser Polres Sarolangun di rumahnya, tak lama usai penemuan mayat itu. Saat ini, Deni telah diamankan di Mapolres Sarolangun, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, dan keterangan dari pihak kepolisian peristiwa tragis ini terjadi ketika korban dan beberapa orang temannya, Muhammad Akhir, Edwar, Doni, dan Alfadli sedang tertidur pulas di kamar rumah Doni usai menonton laga Piala Dunia, Spanyol dan Honduras dini hari kemarin.

Ketika semua sedang tertidur lelap, Deni terbangun karena haus. Dia pun lantas pergi ke dapur. Diduga karena dendam lama, usai minum Deni lantas mengambil pisau yang tergeletak di dapur rumah. Selanjutnya setelah memungut pisau Deni kembali ke kamar dan langsung menusuk bagian perut korban.

Seketika itu juga korban mengaduh kesakitan sambil memiringkan tubuh, seketika itu juga pelaku kembali menghujamkan pisau tepat di pinggang korban. Tak pelak korban menjerit kesakitan hingga membangunkan teman-temannya yang ketika itu tidur tepat disamping korban.

Menurut Kasat Reskrim Polres Sarolangun, Sunhot P Silalahi, ketika temannya terbangun, Deni kembali membekap mulut korban dengan kain agar suara tidak terdengar hingga keluar sambil mengancam akan membunuh semua teman-temannya jika ada yang berusaha menjerit dan membantu korban.

Mendengar ancaman tersebut teman-teman korban tak mampu berbuat banyak. “Kemudian pelaku menyeret korban hingga ke tepi jalan, dan teman-teman korban pulang ke rumahnya masing-masing,” terang Sunhot lagi.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan Doni, sebelum kejadian sekitar pukul 22.00, Deni sempat mengatakan padanya kalau dia merasa tidak suka melihat keberadaan Deri. “Aku dak enak nian liat si Deri ni,” kata Sunhot menirukan keterangan Doni. Mendengar pernyataan Deni tersebut, Doni lantas berusaha menenangkan dan menasihati Deni agar Deni menahan diri.

Sementara itu di hadapan penyidik, Deni mengaku memang memiliki dendam dengan Deri. Ceritanya berawal dari peristiwa tabrakan motor sewaktu balapan sore hari di kawasan Kantor Bupati Sarolangun. Akibat kejadian itu Deni mengalami cedera serius di bagian mata.

Sementara dari pihak keluarga Deri, kata Deni, tidak memiliki niat baik untuk membiayai pengobatan matanya sehingga membuatnya sakit hati. “Akibat tabrakan itu matanya menjadi juling, sementara sampai sekarang katanya, keluarga Deri tidak membantu biaya pengobatannya,” terangnya.

Sunhot mengaku hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Sementara Deni dikenakan pasal 340 subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.(amu)

Sumber: http://jambi-independent.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s